Melansir dari Slash Gear, Jumat (31/10/2025), Mazda CX-5 2026 tampil lebih besar di semua sisi dibanding pendahulunya. Panjang total kini mencapai 4.690 mm (+115 mm), lebar 1.860 mm (+15 mm), tinggi 1.695 mm (+15 mm), dan jarak sumbu roda 2.775 mm (+75 mm). Dimensi ini menjadikan CX-5 baru lebih panjang dari Toyota RAV4 dan mendekati Mazda CX-60.
Mengusung konsep desain baru “Wearable Gear”, CX-5 menampilkan wajah depan yang lebih tegas dengan gril tujuh titik berbingkai hitam yang terhubung langsung ke lampu utama melalui daytime running light (DRL) bertingkat. Fender kini lebih mengotak, sementara garis atap dibuat lebih landai untuk memperkuat proporsi SUV sejati.
Bagian belakang mendapat lampu kombinasi berbentuk L mirip CX-60 dan CX-80, lengkap dengan emblem tulisan “MAZDA” dan knalpot ganda yang menegaskan karakter sporti.
Interior Mazda CX-5 2026 didesain ulang total. Dasbor kini didominasi layar sentuh tengah berukuran 12,9 inci atau 15,6 inci, tergantung varian, dengan integrasi sistem pendingin udara dan fitur kendaraan lainnya untuk meminimalkan tombol fisik.
Panel instrumen digital 10,25 inci menggantikan cluster analog lama, sementara setir kini bertuliskan “Mazda” alih-alih logo khas sayap burung. Seluruh desain kabin mengedepankan ergonomi dan kesederhanaan khas Mazda, namun kini dipadu kemewahan teknologi yang lebih intuitif.
Untuk tahap awal, Mazda menghadirkan satu pilihan mesin baru, yakni 2.5 liter e-SkyActiv G empat silinder naturally aspirated yang menghasilkan 141 PS (139 hp) dan torsi 238 Nm. Mesin ini dikombinasikan dengan sistem mild hybrid 24 volt serta transmisi otomatis 6-percepatan SkyActiv-Drive, yang menyalurkan tenaga ke roda depan.
Mazda menjanjikan efisiensi bahan bakar lebih baik tanpa mengorbankan karakter fun-to-drive khas merek tersebut. Sistem hybrid ringan ini juga membantu respons akselerasi lebih halus di kecepatan rendah serta menurunkan konsumsi bahan bakar di lalu lintas perkotaan.
Varian hybrid penuh (full hybrid) berbasis mesin SkyActiv-Z akan menyusul pada paruh kedua 2026. Model ini akan menawarkan tenaga lebih besar sekaligus konsumsi bahan bakar yang lebih efisien dibandingkan versi mild hybrid.
CX-5 generasi terbaru kini mengadopsi platform infotainment berbasis Google built-in, menghadirkan integrasi langsung dengan Google Maps, Google Assistant, dan Google Play Store, serta kompatibilitas penuh dengan Apple CarPlay dan Android Auto.
Selain itu, kendali audio dan pendingin kabin tetap tersedia di setir kemudi untuk meminimalkan gangguan pengemudi. Model ini juga mendapat tambahan atap kaca panoramik baru, pencahayaan ambient tujuh warna, serta desain pintu baru dengan bukaan lebih lebar demi kenyamanan akses penumpang belakang.
Menurut laporan Maybank Investment Bank, Mazda melalui mitra lokal Bermaz Auto berencana memulai perakitan lokal (CKD) CX-5 generasi baru di Malaysia pada tahun fiskal 2027, yang berakhir 30 April 2028.
Dengan kombinasi desain elegan, teknologi tinggi, dan sistem hybrid efisien, CX-5 terbaru siap mempertahankan posisinya sebagai SUV kompak premium terlaris Mazda secara global, setelah mencatat penjualan 4,5 juta unit sejak 2012, termasuk 1,6 juta unit di Amerika Serikat.